ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DAN MODEL PEMBELAJARAN ISLAM
Isi Artikel Utama
Samsul Huda
Rusdiono Mukri
Isnawati
Pemahaman konsep merupakan fokus utama yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar. Tingkat pemahaman konsep peserta didik tingkat sekolah dasar dapat diukur dengan melihat kemampuan sesuai dengan indikator pemahaman konsep di antaranya menafsirkan, memberikan contoh, mengklasifikasikan, meringkas, menarik inferensi, membandingkan, serta menjelaskan. Tujuan dari penggunaan media audiovisual untuk mengembangkan kemampuan kognitif dengan memberikan rangsangan berupa gambar bergerak dan suara, serta menyampaikan pesan untuk mempengaruhi sikap dan emosi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media pembelajaran audiovisual menggunakan canva untuk meningkatkan pemahaman konsep materi penjumlahan peserta didik kelas II. Penelitian ini dilaksanakan di MIS Darul Ihya Ciomas, Bogor, dengan melibatkan 34 peserta didik kelas II. Jenis penelitian yang dipakai ialah kuantitatif dengan metode Research and Development (R&D) dan dengan model pengembangan ADDIE. Desain penelitian yang dipakai ialah One-Group Pretest-Posttest Design. Berlandaskan perolehan riset didapatkan skor rerata pemahaman konsep materi penjumlahan peserta didik pada posttest 83,03. Sedangkan rata-rata skor prestest 60,21. Pengolahan data dianalisis memakai SPSS 26 For Windows dengan uji Paire Sample T-test pada α (0,001) dan perolehan sig 0,000 < α (0,001). Hasil riset ini memperlihatkan adanya perbedaan secara signifikan di antara posttest dan pretest. Maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pemahaman konsep materi penjumlahan peserta didik MI pada kelas II mata pelajaran matematika setelah mendapatkan perlakuan menggunakan media pembelajaran audiovisual menggunakan canva

















