MAKSIMALISASI PENATAAN RUANG KELAS DALAM MEMBENTUK LINGKUNGAN BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM YANG INTERAKTIF DAN INOVATIF
Isi Artikel Utama
Astriana Sitorus Pane
Muslim Afandi
Muhammad Subhan
Tata ruang kelas berperan sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya untuk menciptakan atmosfer belajar yang interaktif dan inovatif. Penelitian ini menggabungkan prinsip-prinsip manajemen ruang, ergonomi, serta penggunaan teknologi digital, berpadu dengan estetika Islami dan pendekatan konstruktivis untuk menciptakan kelas yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Metode yang digunakan bersifat kualitatif, dengan kajian literatur dari berbagai penelitian mengenai desain tata ruang dan praktik metode PAI. Temuan menunjukkan bahwa pengaturan ruang yang memperhatikan ketinggian tempat duduk, jalur sirkulasi, dan aksesibilitas mampu memperlancar interaksi antara guru dan siswa serta antar sesama siswa. Selain itu, penataan fleksibel dengan formasi kelompok, pola U‑shape, dan pembagian zona aktivitas sangat mendukung kolaborasi serta penginternalisasian nilai-nilai agama secara efektif.
Abdurrahman, M. (2012). Pendidikan bagi anak berkesulitan belajar. Rineka Cipta.
Al-Ghazali, A. H. (t.t.). Ihya’ ‘Ulumuddin (Jilid 3). Darul Ma’rifah.
Anitah, S. (2011). Strategi pembelajaran di SD. Universitas Sebelas Maret Press.
Asmani, J. M. (2011). Tips efektif penataan ruang kelas. DIVA Press.
Azizy, A. Q. (2002). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Ciputat Press.
Azra, A. (2002). Paradigma baru pendidikan nasional: Rekonstruksi dan demokratisasi. Kompas.
Carolyn, E., & Edmund, S. (2015). Pengelolaan kelas yang efektif. Pendidikan Harper.
Daryanto. (2011). Media pembelajaran. Gava Media.
Fitri, F. (2015). Implementasi lingkungan belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1).
Ghufron, A. (2019). Penerapan metode halaqah dalam pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta’lim, 17(1).
Hasan Asari, et al. (2017). Desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Pustaka Setia.
Haryanto, T. (2019). Penataan ruang kelas dan implikasinya terhadap keaktifan siswa dalam belajar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1).
Hosnan. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia.
Kemendikbud. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kurniasih, I., & Sani, B. (2017). Ragam pengembangan model pembelajaran untuk peningkatan profesionalitas guru. Kata Pena.
Muhaimin. (2009). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di sekolah. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Menjadi guru profesional menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.
Ningsih, R. (2021). Strategi pembelajaran interaktif pada mata pelajaran PAI. Pendidikan: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1).
Prasetyo, B. (2018). Implementasi penataan ruang kelas dalam meningkatkan religiusitas siswa. Jurnal Tarbawi, 8(1).
Putri, D. A. (2020). Inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui penataan ruang kelas. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(1).
Ruhimat, T. (2020). Revolusi Industri 4.0 dan tantangan pendidikan Islam. UPI Press.
Sagala, S. (2016). Konsep dan makna pembelajaran. Alfabeta.
Sari, N. M. (2022). Hubungan optimalisasi lingkungan belajar dengan motivasi siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 8(2).
Shihab, M. Q. (1996). Wawasan Al-Qur’an. Mizan.
Siregar, L. H. (2019). Penataan ruang kelas dalam meningkatkan proses pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 19(2).
Slameto. (2020). Pembelajaran dan teknologi pendidikan. Bumi Aksara.
Suparno. (2017). Manajemen sarana dan prasarana pendidikan. Rajawali Pers.
Supriyadi, D. (2018). Mengelola kelas yang inovatif dan kolaboratif. Deepublish.
Suryanto, & Jihad, A. (2013). Menjadi guru inovatif dan profesional. Kencana.
Sudrajat, A. (2013). Pengaruh lingkungan kelas terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 14(2).
Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syah, Muhibin. (2010). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Remaja Rosdakarya..
Tafsir, A. (2004). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.
Wahyuni, S. (2019). Penataan ruang kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 20(2).
Zainal Aqib. (2012). Penataan lingkungan belajar. Yrama Widya.
Zainuddin, & Hasanah. (2012). Metodologi pengajaran Pendidikan Agama Islam. UIN Malang Press.
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.














