INDIKATOR KETAHANAN KELUARGA DALAM AL-QUR’AN
Isi Artikel Utama
Muhammad Restu Maulana
Titien Yusnita
Erna Ernawati
Penelitian ini menganalisis konsep ketahanan keluarga (family resilience) berdasarkan perspektif Al-Qur’an, dengan fokus pada integrasi nilai-nilai spiritual, sosial, dan komunikasi dalam membangun keluarga yang harmonis dan tangguh. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka (library research) dan analisis tematik (tafsir mawḍū'ī) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an terkait ketahanan keluarga, diperkaya dengan tafsir klasik dan kontemporer seperti Tafsir Al-Misbah (Quraish Shihab) dan Tafsir Ibnu Katsir. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketahanan keluarga dalam Al-Qur’an berpusat pada tiga prinsip utama: sakinah (ketenangan), mawaddah (kasih sayang), dan rahmah (belas kasih), yang tercermin dalam pola komunikasi efektif (qaulan sadīdan, qaulan layyina), peran kolektif anggota keluarga, serta manajemen konflik berbasis nilai Islam. Studi ini juga mengidentifikasi tantangan modern seperti disfungsi peran, tekanan ekonomi, dan degradasi moral, sekaligus menawarkan solusi Qur'ani seperti penguatan iman, musyawarah, dan keterlibatan komunitas. Kontribusi penelitian mencakup pengayaan literatur studi keluarga Islam, komunikasi keluarga, dan tafsir tematik, serta rekomendasi praktis bagi program ketahanan keluarga di tingkat masyarakat dan kebijakan.




