TEORI PARADIGMA NARATIF PADA PENULISAN NASKAH VIDEO ANIMASI EDUKATIF TENTANG PENGENALAN JAMSOSTEK BPJS KETENAGAKERJAAN KEPADA ANAK REMAJA SMP
Isi Artikel Utama
Nayla Qonita Jasmin
Erna Ernawati
Sutisna Riyanto
Media visual dapat membuat penyampaian informasi menjadi lebih mudah dan menarik, salah satunya adalah dengan menampilkan media visual berupa video animasi. Video edukasi dengan visual animasi merupakan salah satu bentuk media yang memiliki daya tarik tinggi, terutama bagi generasi muda yang terbiasa dengan konten berbasis visual di platform media digital seperti e-learning, YouTube, Instagram, dan TikTok. BPJS Ketenagakerjaan merupakan inovasi baru dalam upaya untuk melakukan penyebaran informasi yang edukatif pada program sosialisasi ke berbagai instansi pendidikan.. BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan pesan kepada siswa siswi SMP bergantung pada bagaimana cara komunikator dalam menyampaikan materi dan media apa yang digunakan untuk menyampaikan materi, sehingga penelitian ini melihat bagaimana teori paradigma naratif digunakan dalam penulisan naskah video animasi edukatif tentang pengenalan Jamsostek BPJS Ketenagakerjaan kepada remaja SMP. Teori paradigma naratif yang digunakan sebagai landasan teoritis untuk menyusun cerita pada video animasi,dengan menekankan makna pentingnya narasi pada penyampaian pesan edukatif dalam video animasi. Implementasi paradigma naratif pada naskah disajikan untuk mencerminkan prinsip narrative fidelity dan narrative coherence pada cerita, serta membangun pemahaman dan perubahan sikap audiens. Prinsip fidelity menyentuh realitas sosial remaja (kekhawatiran masa depan kerja, dan perlindungan social, sedangkan Coherence menunjukan unsur relateable, serta memperkuat pesan tentang pentingnya jaminan sosial melalui pengalaman tenaga kerja.




