PENGARUH MEDIA SOSIAL PORNOGRAFI TERHADAP PERILAKU SEKSUAL REMAJA
Isi Artikel Utama
Muhammad Doni Ramdani
Erna Ernawati
Febri Palupi Muslikhah
Data Komisi perlindungan Anak di tahun 2016 mengungkapkan bahwa dari 4500 remaja pada 12 kota di Indonesia (97%) pernah melihat pornografi. Begitu juga dikalangan siswa (60%) pernah melihat tayangan yang tidak senonoh. Perilaku seksual artinya segala tingkah laku yang didorong oleh cita-cita seksual, baik bersama lawan jenis maupun sesama jenis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah ada pengaruh Media Sosial Pornografi Terhadap Perilaku Seksual Remaja Di Sekolah MTsS Anwarul Hidayah Kec. Pamijahan. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebesar 71 orang sebagai responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner berbentuk google form. Data dianalisis univariat dan bivariat (dengan uji chi square). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara frekuensi menonton (ρ=0,001), durasi menonton (ρ=0,001), visualisasi tontonan (ρ=0,001), dan persepsi terhadap tayangan (ρ=0,001), dengan perilaku seksual remaja. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara frekuensi menonton, durasi menonton, visualisasi tontonan, dan persepsi terhadap tayangan, media social pornografi dengan perilaku seksual remaja




