PENGUATAN MANAJEMEN PESANTREN BERBASIS KEWIRAUSAHAAN MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN UNTUK MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN EKONOMI PESANTREN BOARDING SCHOOL DI KECAMATAN PAMIJAHAN
PENGUATAN MANAJEMEN PESANTREN BERBASIS KEWIRAUSAHAAN MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN UNTUK MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN EKONOMI PESANTREN BOARDING SCHOOL DI KECAMATAN PAMIJAHAN
Isi Artikel Utama
Joko Trimulyo
Ima Rahmawati
Titin Rustini
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren melalui penguatan manajemen berbasis kewirausahaan pada pesantren boarding school di Kecamatan Pamijahan. Program ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kapasitas tata kelola usaha, lemahnya perencanaan bisnis, administrasi keuangan yang belum tertib, serta rendahnya pemanfaatan peluang ekonomi lokal. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan pemetaan kebutuhan, Focus Group Discussion, pelatihan, pendampingan intensif, implementasi program, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi manajerial mitra yang ditandai dengan tersusunnya roadmap usaha, struktur organisasi unit bisnis, standar operasional prosedur, sistem pencatatan keuangan, dan strategi pemasaran digital. Selain itu, mitra mulai mengembangkan diversifikasi usaha berbasis potensi lokal dan jejaring masyarakat sekitar. Program ini membuktikan bahwa pendampingan partisipatif efektif memperkuat kelembagaan ekonomi pesantren. Implikasi kegiatan ini adalah tersedianya model pemberdayaan pesantren yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan guna mendukung program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia tentang Kemandirian Pesantren serta peningkatan mutu pendidikan keagamaan nasional.
Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Kencana.
Banjarnahor, A. R., Ainun, W. O. N., Kainde, L. L., Rahmawati, I., Lifchatullaillah, E., Abdi, M. N., ... & Simarmata, H. M. P. (2025). Kepemimpinan transformasional dalam organisasi. Yayasan Kita Menulis.
Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120.
Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120. https://doi.org/10.1177/014920639101700108
David, F. R., David, F. R., & David, M. E. (2020). Strategic management: Concepts and cases (17th ed.). Pearson.
Hisrich, R. D., Peters, M. P., & Shepherd, D. A. (2017). Entrepreneurship (10th ed.). McGraw-Hill.
Huda, M. (2020). Economic empowerment model in Islamic boarding school institutions. Journal of Islamic Economics Studies, 5(2), 45–58.
Ma’arif, S. (2022). Sustainability of entrepreneurship training in pesantren communities. Journal of Community Development, 8(1), 77–89.
Qomar, M. (2007). Manajemen pendidikan Islam. Erlangga.
Rahman, A., & Fauzi, M. (2021). Management constraints of pesantren business units in Indonesia. International Journal of Islamic Management, 4(1), 22–35.
Rahmawati, I., Anwar, H., Wathoni, K., & Maromi, I. (2023). Building public trust through the excellency program: A study on tahfidz branding in pesantren. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(1), 287–298. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v7i1.3897
Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Sekretariat Negara.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2018). Management (14th ed.). Pearson.
Sahir, S. H., Sudarmanto, E., Rahmawati, I., Masduki, D., Clara, C., Dewi, I. K., Wiyati, E. K., Walean, R., Pasuhuk, L., Rahayu, P. P., & Kainde, S. (2024). Manajemen perubahan organisasi. Yayasan Kita Menulis.
Suryana. (2019). Kewirausahaan: Pedoman praktis. Salemba Empat.
Wahid, A. (2011). Menggerakkan tradisi: Esai-esai pesantren. LKiS.
Zarkasyi, A. S. (2018). Manajemen pesantren modern. Gontor Press.
Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory: Psychological, organizational and community levels of analysis. In J. Rappaport & E. Seidman (Eds.), Handbook of community psychology (pp. 43–63). Springer. https://doi.org/10.1007/97814615419362


