Pemberdayaan Orang Tua Melalui Edukasi Tarbiyah Jinsiyah Untuk Menjaga Fitrah Anak Sedari Dini
Isi Artikel Utama
Lina Najwatur Rusydi
Atik Hermawati
Fenomena meningkatnya kasus pelecehan seksual serta eksposur anak terhadap konten bermuatan seksual, baik di dunia nyata maupun digital, menjadi kekhawatiran yang perlu mendapatkan perhatian serius dari orang tua. Upaya pemberdayaan orang tua melalui edukasi mengenai tarbiyah jinsiyah menjadi salah satu strategi preventif untuk menjaga fitrah seksual anak sejak dini. Kegiatan dilaksanakan tanggal 9 September 2025 di Majelis Taklim di Kampung Purwasari Pajero, Kabupaten Bogor dan dihadiri oleh 40 peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam menerapkan tarbiyah jinsiyah dalam pengasuhan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, diskusi interaktif berbasis studi kasus, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan baru terkait konsep tarbiyah jinsiyah, pentingnya menanamkan rasa malu (ḥayya’) sejak dini, serta praktik-praktik sederhana seperti menjaga aurat anak dan mengajarkan adab yang sesuai tahap perkembangannya. Antusiasme peserta terlihat dari munculnya berbagai pertanyaan aplikatif serta adanya permintaan untuk pendampingan lebih lanjut di luar acara. Dengan demikian, edukasi tentang tarbiyah jinsiyah dapat menjadi sarana pemberdayaan orang tua dalam memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam menjaga fitrah anak dari pengaruh perilaku menyimpang seksual.
