COMPLIANCE RISK: DEFINITION, REGULATORY FRAMEWORK, CAUSES, AND MITIGATION STRATEGIES
Main Article Content
Fitri Bahreni
Novriful
Azifah Hidayati
Risiko kepatuhan merupakan salah satu risiko kritis yang dihadapi oleh perusahaan di berbagai sektor industri, terutama dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan dinamis. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif mengenai definisi risiko kepatuhan, kerangka regulasi yang mengatur kepatuhan di Indonesia dan internasional, faktor-faktor penyebab terjadinya risiko kepatuhan, serta strategi mitigasi yang efektif untuk meminimalkan dampak negatifnya. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur sistematis (systematic literature review) dengan menganalisis berbagai regulasi, standar internasional, serta hasil-hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko kepatuhan bersumber dari lemahnya sistem pengendalian internal, minimnya budaya kepatuhan organisasi, kompleksitas regulasi yang terus berkembang, dan keterbatasan kapasitas sumber daya manusia di bidang kepatuhan. Strategi mitigasi yang efektif mencakup pembangunan budaya kepatuhan yang kuat, penguatan fungsi compliance officer, pemanfaatan teknologi RegTech, serta integrasi kepatuhan ke dalam manajemen risiko enterprise. Temuan ini diharapkan menjadi acuan bagi praktisi bisnis, regulator, dan akademisi dalam pengelolaan risiko kepatuhan yang lebih baik.
Aebi, V., Sabato, G., & Schmid, M. (2012). Risk management, corporate governance, and bank performance in the financial crisis. Journal of Banking & Finance, 36(12), 3213–3226. https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2011.10.020
Arner, D. W., Barberis, J., & Buckley, R. P. (2017). FinTech, RegTech, and the reconceptualization of financial regulation. Northwestern Journal of International Law & Business, 37(3), 371–413.
Basel Committee on Banking Supervision (BCBS). (2005). Compliance and the compliance function in banks. Bank for International Settlements.
Basel Committee on Banking Supervision (BCBS). (2019). Basel III: International regulatory framework for banks. Bank for International Settlements.
Basuki, A. T., & Prawoto, N. (2020). Analisis regresi dalam penelitian ekonomi dan bisnis. Rajawali Pers.
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). (2013). Internal control—integrated framework. American Institute of Certified Public Accountants.
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO). (2017). Enterprise risk management—integrating with strategy and performance. American Institute of Certified Public Accountants.
Cumming, C. M., & Hirtle, B. J. (2001). The challenges of risk management in diversified financial companies. Federal Reserve Bank of New York Economic Policy Review, 7(1), 1–17.
Financial Action Task Force (FATF). (2012). International standards on combating money laundering and the financing of terrorism and proliferation: The FATF recommendations. FATF/OECD.
International Organization for Standardization (ISO). (2021). ISO 37301:2021—Compliance management systems: Requirements with guidance for use. ISO.
Llewellyn, D. T. (1999). The economic rationale for financial regulation. Financial Services Authority.
McNeil, A. J., Frey, R., & Embrechts, P. (2015). Quantitative risk management: Concepts, techniques and tools (Rev. ed.). Princeton University Press.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2016). Surat edaran OJK nomor 34/SEOJK.03/2016 tentang penerapan manajemen risiko bagi bank umum. OJK.
Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 13/2/PBI/2011 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum.
Peraturan OJK (POJK) Nomor 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum.
Tranfield, D., Denyer, D., & Smart, P. (2003). Towards a methodology for developing evidence-informed management knowledge by means of systematic review. British Journal of Management, 14(3), 207–222.
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Verhage, A. (2011). The compliance industry and its professional subjects. Routledge.














