PENGUATAN MODERASI BERAGAMA MELALUI PENDIDIKAN ISLAM NONFORMAL: STUDI KASUS MAJLIS TAKLIM SYECH MUHYIDDIN, GRESIK
Isi Artikel Utama
muzakki abdurrahman
Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana majlis taklim berkontribusi pada penguatan moderasi beragama di Majlis Taklim Syech Muhyiddin, Kedung Rukem, Benjeng, Gresik. Fokus kajian meliputi bentuk-bentuk pembinaan, materi keagamaan, praktik sosial-keagamaan jamaah, serta strategi pengurus dalam menanamkan nilai moderasi beragama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan pengurus, ustaz/ustazah, dan jamaah, serta telaah dokumen internal. Data dianalisis dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan/verifikasi, disertai triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan empat temuan utama: (1) desain pengajian tematik yang menekankan nilai toleransi, keseimbangan, dan anti-kekerasan; (2) keteladanan pengajar dan pengurus dalam praktik keagamaan inklusif; (3) integrasi kearifan lokal melalui kegiatan sosial-kebudayaan yang memperkuat kohesi warga; dan (4) tata kelola program yang konsisten kurikulum sederhana, kode etik jamaah, serta kolaborasi lintas-RT/RW. Temuan ini memperlihatkan bahwa majlis taklim efektif sebagai ruang pendidikan nonformal yang membangun moderasi beragama pada level wacana, sikap, dan perilaku. Penelitian merekomendasikan penguatan kurikulum moderasi, pelatihan fasilitator, dan kemitraan dengan lembaga keagamaan setempat.
Almeida, F. (2025). Non-formal education as a response to social problems in developing countries. 22(2), 122–138. https://doi.org/10.1177/20427530241231843
Ash-Shiddiqi, H., Sinaga, R. W., & Audina, N. C. (2025). Kajian Teoritis: Analisis Data Kualitatif. Jurnal Edukatif, 3(1), 36–45.
Hadiyanto, A., Putri, K. Y. S., & Fazli, L. (2025). Religious moderation in Instagram: An Islamic interpretation perspective. Heliyon, 11(4), e42816. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2025.e42816
Latifa, R., Fahri, M., Subchi, I., & Mahida, N. F. (2022). The Intention of Becoming Religiously Moderate in Indonesian Muslims : Do Knowledge and Attitude Interfere ? Religions, 1–17. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/rel13060540
Li, X., Bergin, C., & Olsen, A. A. (2022). Positive teacher-student relationships may lead to better teaching. Learning and Instruction, 80(September 2020), 101581. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2022.101581
Nasir, M. A. (2019). Revisiting the Javanese Muslim Slametan: Islam, local tradition, honor and symbolic communication. Al-Jami’ah, 57(2), 329–358. https://doi.org/10.14421/ajis.2019.572.329-358
Nasir, M., & Rijal, M. K. (2021). Keeping the middle path: mainstreaming religious moderation through Islamic higher education institutions in Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 11(2), 213–241. https://doi.org/10.18326/ijims.v11i2.213-241
Setinawati, Jeniva, I., Tanyid, M., & Merilyn. (2025). The framework of religious moderation: A socio-theological study on the role of religion and culture from Indonesia’s perspective. Social Sciences and Humanities Open, 11(December 2024), 101271. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2024.101271
Sofjan, D. (2020). Learning about Religions : An Indonesian Religious Literacy Program as a Multifaith Site for Mutual Learning. Religions, 11(9). https://doi.org/https://doi.org/10.3390/rel11090433
Subchi, I., Zulkifli, Z., Latifa, R., & Sa’diyah, S. (2022). Religious Moderation in Indonesian Muslims. Religions, 13(5), 1–11. https://doi.org/10.3390/rel13050451
Sunan, U. I. N., & Surabaya, A. (2017). The Sociology of Production and Consumption of Islam. 11(01), 59–76. https://doi.org/10.15642/JIIS.2017.11.1.59-76
Zaluchu, S. E., Widodo, P., & Kriswanto, A. (2025). Conceptual reconstruction of religious moderation in the Indonesian context based on previous research: Bibliometric analysis. Social Sciences and Humanities Open, 11(May), 101552. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2025.101552














