INTEGRASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DAN PENDIDIKAN INKLUSI DALAM SISTEM PENDIDIKAN ISLAM
INTEGRASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DAN PENDIDIKAN INKLUSI DALAM SISTEM PENDIDIKAN ISLAM
Isi Artikel Utama
Nur Ikhlas
Helmiati
Hariza Hasyim
ABSTRAK
Pendidikan multikultural dan inklusi merupakan pendekatan strategis dalam membangun sistem pendidikan Islam yang adil, demokratis, dan berorientasi kemanusiaan. Pendidikan multikultural menekankan penghargaan terhadap keragaman budaya, etnis, dan agama, sedangkan pendidikan inklusi menjamin kesempatan belajar setara bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan studi pustaka (library research) untuk menganalisis karakteristik, implementasi, dan implikasi integrasi kedua pendekatan terhadap kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. Kajian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural bersifat demokratis, humanis, dan menghargai perbedaan, sedangkan pendidikan inklusi adaptif, kolaboratif, dan non-diskriminatif. Implementasi integrasi dapat dilakukan melalui integrasi kurikulum, pelatihan guru, pengembangan budaya sekolah inklusif, dan kolaborasi masyarakat. Artikel ini menekankan minimnya studi empiris terkait integrasi kedua pendekatan di madrasah dan pesantren, sekaligus menawarkan kerangka integratif yang dapat dijadikan acuan kebijakan pendidikan Islam inklusif di Indonesia.
Kata kunci: pendidikan multikultural, pendidikan inklusi, pendidikan Islam, keadilan social
REFERENSI
Abdullah, A. (2001). Islam dan pluralisme. Yogyakarta: LKiS.
Ainscow, M. (2005). Developing inclusive education systems: What are the levers for change? Journal of Educational Change, 6(2), 109–124. https://doi.org/10.1007/s10833-005-1298-4
Aly, A. (2011). Pendidikan multikultural dalam perspektif Islam. Malang: UIN Maliki Press.
Baihaqi, A., & Sugiarmin, D. (2016). Pendidikan inklusi dalam konteks pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 1(2), 145–160.
Banks, J. A. (2006). Cultural diversity and education: Foundations, curriculum, and teaching (5th ed.). Boston: Pearson Education.
Banks, J. A. (2010). Multicultural education: Issues and perspectives (7th ed.).
New York: John Wiley & Sons.
Booth, T., & Ainscow, M. (2011). Index for inclusion: Developing learning and participation in schools (3rd ed.). Bristol: Centre for Studies on Inclusive Education (CSIE).
Departemen Agama RI. (2002). Al-Qur’an dan terjemahannya. Jakarta: PT. Bina Ilmu.
Faiz, M. (2021). Pendidikan Islam inklusif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Fadli, M. (2021). Pendidikan multikultural dan relevansinya dalam konteks pendidikan Islam. Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 10(1), 55– 70.
Gollnick, D. M., & Chinn, P. C. (2017). Multicultural education in a pluralistic society (10th ed.). Boston: Pearson.
Hasibuan. (2023). Pengantar pendidikan nasional. Jakarta: Pustaka Edukasi. Helmiati. (2022). Manajemen pendidikan Islam inklusif di era digital. Yogyakarta:
Deepublish.
Kunc, N. (1992). The need to belong: Rediscovering Maslow’s hierarchy of needs. In R. Villa, J. Thousand, W. Stainback, & S. Stainback (Eds.), Restructuring for caring and effective education (pp. 25–39). Baltimore: Paul H. Brookes Publishing.
Kymlicka, W. (1995). Multicultural citizenship. Oxford: Oxford University Press. Mahfud, C. (2013). Pendidikan multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mahyarni. (2024). Peran pendidikan dalam pembangunan bangsa. Yogyakarta: Media Ilmu.
Mansyur, F. (2018). Pendidikan multikultural: Konsep dan implementasinya dalam sistem pendidikan nasional. Jakarta: Rajawali Pers.
Nasution, S. (2020). Implementasi pendidikan multikultural dalam madrasah. Al- Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 33–46.
Nieto, S. (2010). The light in their eyes: Creating multicultural learning communities (10th Anniversary ed.). New York: Teachers College Press. Rahman, M. (2023). Praktik pendidikan inklusi di madrasah aliyah: Studi kasus MAN 2 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Islam dan Kebudayaan, 15(2),
–114.
Rizqi, H. (2021). Integrasi pendidikan multikultural dan nilai Islam moderat. Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 6(2), 122–134.
Salam, B. (2021). Integrasi pendidikan inklusi dalam kurikulum madrasah di Indonesia. Jurnal Tarbiyatuna, 12(1), 45–59. https://doi.org/10.32678/tarbiyatuna.v12i1.4778
Sapon-Shevin, M. (2007). Widening the circle: The power of inclusive classrooms. Boston: Beacon Press.
Setiawan, A. (2024). Kurikulum pendidikan Islam yang responsif terhadap keragaman. Al-Ta’dib: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 17(1), 1–15.
Sleeter, C. E., & Grant, C. A. (2009). Making choices for multicultural education: Five approaches to race, class, and gender (6th ed.). Hoboken, NJ: Wiley.
Sunardi, & Sunaryo, W. (2017). Pendidikan inklusif: Konsep dan implementasinya di sekolah. Jurnal Pendidikan Khusus, 13(2), 48.
Suryana, Y. (2020). Pendidikan inklusi: Teori dan praktik di Indonesia. Bandung: Alfabeta.
Suyadi. (2022). Pendidikan Islam dan kebhinekaan: Tantangan dan strategi.
Jurnal Studi Islam Indonesia, 8(3), 233–247.
Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan dalam transformasi pendidikan nasional. Jakarta: Grasindo.
UNESCO. (1994). The Salamanca Statement and Framework for Action on Special Needs Education. Paris: UNESCO.
UNESCO. (2009). Policy guidelines on inclusion in education. Paris: UNESCO. UNESCO. (2020). Education for inclusion: Policy and practice guidelines. Paris:
UNESCO.
Zamroni. (2021). Pendidikan multikultural di Indonesia: Perspektif Islam dan kebangsaan. Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 9(2), 77–90.
Zulkarnaen, M. (2024). Kolaborasi pendidikan Islam dan inklusi di madrasah.
Tarbawi Journal of Islamic Education, 13(1), 89–102.














