https://jurnal-inais.id/index.php/JPE/issue/feedPrimer Edukasia Journal2026-01-28T13:10:12+00:00Dr.Ir. Rusdiono Mukri, M.Pdrusdiono.mukri@inais.ac.idOpen Journal Systems<div class="description"> <p><em><strong>PRIMER EDUKASIA</strong> is an Islamic education journal published by the Study Program of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education (PGMI) of the Sahid Islamic Entrepreneurial University (INAIS) Bogor. It is a semi-annual journal published in June and December to develop Islamic education, especially Islamic basic education and maintain scientific traditions in universities. Editors accept scientific articles and research results according to their segmentation as an Islamic basic education journal, in the form of developing teaching materials, curriculum, learning design, basic education management, and learning practices.</em></p> <p><em><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220828142378510">E-ISSN 2961-9742</a></em></p> <p> </p> </div>https://jurnal-inais.id/index.php/JPE/article/view/997Analisis Model Pembelajaran Konvensional dan Model Pembelajaran Islam2026-01-28T13:10:12+00:00Samsul Hudasamsyuhada@gmail.comRusdionorusdionomukri@gmail.comLina Najwatur Rusydilinanajwaturrusydi@gmail.com<p>This study aims to determine the comparison between conventional learning models and Islamic learning models. This research is a qualitative study employing library research methods, with data collection conducted through documentation. Data analysis utilizes a comparative technique, specifically analyzing the philosophical foundations of both conventional and Islamic learning and dissecting these concepts through the perspective of Islamic education. The results indicate that Islamic education possesses a comprehensive repertoire of learning models designed to develop students' independence guided by virtuous life values. This approach aims to form individuals with noble character and righteousness across their intellect, emotions, and actions. The study finds that these two learning models differ significantly in concept; therefore, creative collaboration is required from teachers acting as mediators, facilitators, and catalysts in the learning process. By integrating these models based on specific conditions and situations, an innovative and creative synergy between conventional and Islamic learning can be achieved. Ultimately, this collaborative model is highly implementable and meets the needs of comprehensive education in the modern era.</p> <p> </p> <p>Keywords<em>: Education, Islam, Learning, Model</em></p>2026-01-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Samsul Huda, Rusdiono, Lina Najwatur Rusydihttps://jurnal-inais.id/index.php/JPE/article/view/976Trends in Character Education Research and Development: Conceptual Analysis and Empirical Studies2026-01-06T06:42:25+00:00Tita Hasanahtitahasanah.inais@gmail.comNindy Amitanindyamita@psy.uir.ac.id<p><em>Character education is a fundamental aspect in shaping students' personalities with morals, ethics, and integrity. One approach considered effective in developing character education systematically and based on evidence is research and development (R&D). This article aims to examine the role of research and development in character education, examine relevant R&D models, and map empirical findings of character education research based on scientific publications. The methods used are literature study and document analysis utilizing the Scopus database. The search was conducted using keywords related to research and development and character education, resulting in 2,673 published documents from 1971–2025. The results of the study indicate that research and development in character education is growing rapidly, with the United States and Indonesia as the most productive countries. Various R&D products developed include character education models, modules, assessment instruments, and technology-based learning media. However, research and development in character education still faces challenges, particularly in objective character measurement and consistent implementation across institutions. Therefore, methodological innovation and strengthening assessment instruments are essential to improve the effectiveness of character education in the future.</em></p>2026-01-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tita Hasanah, Nindy Amitahttps://jurnal-inais.id/index.php/JPE/article/view/834Jurnal DINAMIKA TAKSONOMI BLOOM DAN RELEVANSI DENGAN PENDIDIKAN ISLAM2025-07-11T15:12:33+00:00ahmad jamaluddinahmadjamaluddin1508@gmail.com<p>Studi mengenai Taksonomi Bloom telah banyak dilakukan dalam konteks pendidikan umum, namun belum banyak yang secara spesifik mengkaji relevansinya secara mendalam dengan Pendidikan Islam. Kesenjangan ini menciptakan kebutuhan untuk mengeksplorasi bagaimana kerangka kognitif Taksonomi Bloom dapat diadaptasi dan diterapkan untuk mencapai tujuan Pendidikan Islam yang holistik, yang tidak hanya menekankan aspek intelektual tetapi juga spiritual dan moral. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dinamika evolusi Taksonomi Bloom dan mengidentifikasi titik temu serta potensi integrasinya dengan filosofi dan praktik Pendidikan Islam. Dengan menggunakan metode penelitian <em>library research</em> (studi kepustakaan) yang komprehensif, penelitian ini akan mengkaji berbagai literatur tentang Taksonomi Bloom, teori-teori pendidikan Islam, serta artikel-artikel yang membahas kurikulum dan metode pengajaran dalam konteks Islam. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan pemahaman yang lebih kaya tentang bagaimana Taksonomi Bloom dapat menjadi alat yang efektif dalam merancang pembelajaran yang relevan dan bermakna dalam Pendidikan Islam, mendukung pengembangan peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta berlandaskan nilai-nilai Islam.</p>2026-01-08T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ahmad jamaluddinhttps://jurnal-inais.id/index.php/JPE/article/view/995Pengembangan Media Pembelajaran Audiovisual Menggunakan Canva Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Penjumlahan Peserta Didik Kelas II MIS Darul Ihya Bogor2026-01-26T01:54:35+00:00Samsul Hudasamsyuhada@gmail.com<p><em>Conceptual understanding is a key focus that should be considered in the implementation of instruction in elementary schools. The level of elementary students’ conceptual understanding can be measured based on indicators such as interpreting, giving examples, classifying, summarizing, drawing inferences, comparing, and explaining. The use of audiovisual media aims to enhance students’ cognitive abilities by providing stimuli such as moving images and sounds and by delivering messages intended to influence their attitudes and emotions. This study aimed to investigate the effect of implementing audiovisual learning media using Canva to improve second-grade students’ conceptual understanding of addition. The study was conducted at MIS Darul Ihya Ciomas with 34 second-grade students as participants. A quantitative approach employing the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model was used. The research adopted a One-Group Pretest–Posttest Design. Based on the results of the study, the average posttest score of students’ conceptual understanding of addition was 83.03, while the average pretest score was 60.21. The data were analyzed using SPSS 26 for Windows with a Paired Sample T-test at α = 0.001, and the obtained significance value of 0.000 < α = 0.001. These results indicate a significant difference between the posttest and pretest scores. It can therefore be concluded that the use of audiovisual learning media developed with Canva improved the conceptual understanding of addition among second-grade elementary school students in mathematics</em></p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Samsul Hudahttps://jurnal-inais.id/index.php/JPE/article/view/913PENGEMBANGAN MEDIA E-KOMIK UNTUK MEMBENTUK KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS V DI SDN PASAREAN 02 PAMIJAHAN BOGOR2025-11-30T13:12:16+00:00Lina Najwatur Rusydilinanajwaturrusydi@gmail.comIin Inarotul Hidayahinarotulhidayah2911@gmail.comRusdiono Mukrirusdiono.mukri@inais.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa e-komik guna membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa kelas V dalam pembelajaran IPAS di SDN Pasarean 02 Pamijahan, Bogor. Latar belakang penelitian adalah rendahnya kepedulian siswa terhadap lingkungan dan kurangnya penggunaan media pembelajaran inovatif. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Hasil validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa menunjukkan bahwa e-komik sangat valid. Implementasi media ini memberikan pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter peduli lingkungan, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor dari pretest ke posttest dan hasil uji Paired Sample t-test dengan signifikansi 0,000 < 0,01. Respon guru dan siswa menunjukkan bahwa media e-komik bermanfaat, menarik, dan mudah dipahami. E-komik ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan media pembelajaran inovatif lainnya.</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Pengembangan Media, E-Komik, Karakter Peduli Lingkungan</p>2026-01-28T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Lina Najwatur Rusydi, Iin Inarotul Hidayah, Rusdiono Mukrihttps://jurnal-inais.id/index.php/JPE/article/view/833jurnal Eksistensi Profesi Guru di Tengah Rendahnya Apresiasi Masyarakat2025-07-11T14:52:48+00:00pirmanryanghaib1303@gmail.com<p><strong>Abstrak</strong><strong>:</strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi profesi guru di tengah rendahnya apresiasi masyarakat, dengan pendekatan studi pustaka (literature review). Fokus utama kajian ini adalah bagaimana profesi guru tetap memainkan peran strategis dalam dunia pendidikan, meskipun sering kali tidak mendapatkan penghargaan yang sepadan dari masyarakat maupun institusi. Data dikumpulkan melalui penelusuran dokumen ilmiah dari berbagai sumber daring seperti Tandfonline, Routledge, ERIC, Google Scholar, serta repositori institusi pendidikan. Dari hasil seleksi, diperoleh 14 dokumen relevan yang dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif model Miles, Huberman, dan Saldana, yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini mengacu pada kriteria kredibilitas, keteralihan, kebergantungan, dan konfirmabilitas sesuai dengan pedoman analisis data kualitatif dari Moleong. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun apresiasi terhadap profesi guru masih rendah, guru tetap memiliki eksistensi penting dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus bangsa. Namun, tantangan sosial dan profesional yang dihadapi memerlukan perhatian lebih serius dari berbagai pihak agar profesi guru memperoleh pengakuan yang layak.</p> <p><strong>Kata Kunci: eksistensi guru, apresiasi masyarakat, profesi pendidikan, profesionalisme guru, kajian pustaka</strong></p>2026-01-08T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 pirman