JURNAL KAJIAN ISLAM MODERN
http://jurnal-inais.id/index.php/JKIM
<p class="isSelectedEnd"><strong>Jurnal Kajian Islam Modern</strong><br />P-ISSN: <a href="https://portal.issn.org/api/search?search[]=MUST=allissnbis=%222337-8298%22&search_id=23843622">2337-8298</a> | E-ISSN: <a href="https://portal.issn.org/api/search?search[]=MUST=allissnbis=%222337-8298%22&search_id=23843622">2962-5858</a></p> <p class="isSelectedEnd">Jurnal Kajian Islam Modern adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor dan mempublikasikan artikel hasil penelitian serta kajian konseptual yang berfokus pada pengembangan studi Islam dalam konteks modern dan kontemporer. Jurnal ini mengkaji berbagai isu keislaman yang meliputi ekonomi Islam, pendidikan Islam, serta komunikasi dan dakwah Islam dengan pendekatan multidisipliner yang relevan dengan dinamika masyarakat modern.</p> <p>Jurnal Kajian Islam Modern diterbitkan <strong>Empat kali setahun</strong>, yaitu pada bulan <strong>Maret, Juni, September, dan Desember</strong>.</p>Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogoren-USJURNAL KAJIAN ISLAM MODERN2337-8298PENGUATAN MODERASI BERAGAMA MELALUI PENDIDIKAN ISLAM NONFORMAL: STUDI KASUS MAJLIS TAKLIM SYECH MUHYIDDIN, GRESIK
http://jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/939
<p>Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana majlis taklim berkontribusi pada penguatan moderasi beragama di Majlis Taklim Syech Muhyiddin, Kedung Rukem, Benjeng, Gresik. Fokus kajian meliputi bentuk-bentuk pembinaan, materi keagamaan, praktik sosial-keagamaan jamaah, serta strategi pengurus dalam menanamkan nilai moderasi beragama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan pengurus, ustaz/ustazah, dan jamaah, serta telaah dokumen internal. Data dianalisis dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan/verifikasi, disertai triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan empat temuan utama: (1) desain pengajian tematik yang menekankan nilai toleransi, keseimbangan, dan anti-kekerasan; (2) keteladanan pengajar dan pengurus dalam praktik keagamaan inklusif; (3) integrasi kearifan lokal melalui kegiatan sosial-kebudayaan yang memperkuat kohesi warga; dan (4) tata kelola program yang konsisten kurikulum sederhana, kode etik jamaah, serta kolaborasi lintas-RT/RW. Temuan ini memperlihatkan bahwa majlis taklim efektif sebagai ruang pendidikan nonformal yang membangun moderasi beragama pada level wacana, sikap, dan perilaku. Penelitian merekomendasikan penguatan kurikulum moderasi, pelatihan fasilitator, dan kemitraan dengan lembaga keagamaan setempat.</p>muzakki abdurrahman
Hak Cipta (c) 2026 muzakki abdurrahman
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-272026-03-271401839010.56406/jkim.v14i01.939ANALISIS DANA PIHAK KETIGA (DPK) DAN PEMBIAYAAN TERHADAP TOTAL ASET PADA BANK SYARIAH INDONESIA TAHUN 2022-2024
http://jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/1017
<p>Total aset merupakan suatu indikator yang dapat menilai kinerja dan pertumbuham perbankan syariah. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan total aset disebabkan oleh kemampuan bank dalam menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) dan seberapa besar bank dapat menyalurkan pembiayaan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Pihak Ketiga dan Pembiayaan terhadap Total Aset pada Bank Syariah Indonesia tahun 2022-2024. Pendekatan ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari laporan triwulan Bank Syariah Indonesia tahun 2022-2024. Hasil penelitian ini menunjukkan Dana Pihak Ketiga (X<sub>1</sub>) secara parsial berpengaruh terhadap Total Aset (Y) dengan diperoleh nilai signifikansi (0,000) < α (0,05) dan nilai t hitung (5,544) > t tabel (2,626), Maka dari itu H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>1</sub> diterima. Sedangkan Pembiayaan (X<sub>2</sub>) secara parsial berpengaruh terhadap Total Aset (Y) dengan diperoleh nilai signifikansi (0,003) < α (0,05) dan nilai t hitung (4,119) > t tabel (2,626). Maka dari itu, H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>1</sub> diterima. Kemudian Dana Pihak Ketiga (X<sub>1</sub>) dan Pembiayaan (X<sub>2</sub>) secara simultan berpengaruh terhadap Total Aset (Y) dengan diperoleh nilai signifikansi (0,000) < α (0,05) dan nilai t hitung (443,518) > t tabel (4,46). Maka dari itu, H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>1</sub> diterima.</p>Rully TrihantanaTubagus Rifqy ThantawiPulohMarini Ayu Saputriansyah
Hak Cipta (c) 2026 Rully Trihantana, Tubagus Rifqy Thantawi, Puloh, Marini Ayu Saputriansyah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-272026-03-271401667310.56406/jkim.v14i01.1017PERBANKAN HIJAU DALAM ISLAM (GREEN BANKING IN ISLAM)
http://jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/901
<p>Artikel ini menyajikan hasil Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) untuk menganalisis evolusi, praktik, tantangan, dan peluang green banking dari perspektif Islam. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi prinsip Syariah yang relevan, menganalisis praktik yang diterapkan di Lembaga Keuangan Islam (LKI), dan mengidentifikasi tantangan yang menghambat implementasi keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan metodologi SLR kualitatif dengan fokus pada publikasi jurnal dari tahun 2019 hingga 2024.<br>Studi ini didasarkan pada sintesis N=20 dokumen yang relevan, menyoroti pertumbuhan eksplosif yang besar dalam publikasi sejak tahun 2024. Temuan kunci menunjukkan adanya pergeseran fokus akademis yang kritis dari justifikasi filosofis (seperti Maqasid al-Sharia dan Maslahah) menuju evaluasi manajerial, empiris, dan operasional. Instrumen utama yang diidentifikasi meliputi Green Sukuk Bonds, Green Waqaf, dan adopsi Green FinTech.<br>Meskipun demikian, tantangan signifikan masih ada, terutama penyelidikan tripartite trade-off antara mandat etis Syariah, kinerja hijau, dan profitabilitas finansial konvensional. Keberhasilan operasional sangat bergantung pada faktor internal, yaitu Green Intellectual Capital dan peningkatan keterlibatan karyawan. Kontribusi utama artikel ini adalah menegaskan bahwa kematangan disiplin ilmu ini memerlukan tindakan regulasi yang proaktif, khususnya melalui integrasi Carbon Accountability dalam kerangka kebijakan moneter Syariah untuk memastikan dampak lingkungan yang terukur.</p>Azizah Mursyidah
Hak Cipta (c) 2026 Azizah Mursyidah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-272026-03-271401475810.56406/jkim.v14i01.901Inovasi Teknologi dalam Industri Halal Dalam Meningkatkan Keamanan Rantai Pasok Indutri Halal Internasional
http://jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/1000
<p>Industri halal internasional terus berkembang pesat, didorong oleh meningkatnya permintaan global terhadap produk halal yang sesuai dengan prinsip syariah. Dalam menghadapi tantangan keamanan dan transparansi rantai pasok, inovasi teknologi seperti Blockchain, Internet of Things (IoT), dan Artificial Intelligence (AI) memainkan peran penting dalam memperkuat integritas produk halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran inovasi teknologi dalam meningkatkan keamanan rantai pasok halal serta menyusun strategi implementasi teknologi tersebut dalam skala internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Blockchain memungkinkan pencatatan data yang terdesentralisasi dan tidak dapat diubah, sehingga memfasilitasi ketelusuran produk halal dari hulu ke hilir. IoT mendukung pemantauan kondisi produk secara real-time melalui sensor yang memantau suhu, kelembapan, dan potensi kontaminasi selama penyimpanan dan transportasi. Sementara itu, AI digunakan untuk menganalisis data secara otomatis, mendeteksi bahan non-halal, serta mempercepat proses sertifikasi halal dengan akurasi tinggi. Teknologi-teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk halal. Namun, implementasi teknologi ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur digital, biaya tinggi untuk adopsi oleh UMKM, serta kebutuhan harmonisasi regulasi antarnegara. Oleh karena itu, diperlukan strategi kolaboratif yang melibatkan pemerintah, lembaga sertifikasi halal, pelaku industri, dan konsumen. Edukasi tentang manfaat teknologi harus ditingkatkan, sementara dukungan finansial dan pengembangan standar global berbasis teknologi perlu diprioritaskan. Dengan penerapan strategi yang tepat, inovasi teknologi dapat menjadi katalis utama dalam membangun ekosistem industri halal internasional yang modern, terpercaya, dan berkelanjutan.</p>Dewi PurwatiSusi melinasariKeris Kartono
Hak Cipta (c) 2026 Dewi Purwati, Susi melinasari, Keris Kartono
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-272026-03-271401304010.56406/jkim.v14i01.1000PENGARUH KEPEMIMPINAN BERKELANJUTAN TERHADAP EFEKTIVITAS ENVIRONMENTAL SUSTAINABILITY PROGRAM DI MADRASAH ALIYAH SWASTA KABUPATEN BOGOR
http://jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/993
<p>Tantangan keberlanjutan lingkungan menuntut satuan pendidikan mengimplementasikan environmental sustainability program secara terencana dan berkelanjutan, sejalan dengan Program Prioritas Kementerian Agama dalam penguatan madrasah berwawasan lingkungan. Pada Madrasah Aliyah Swasta, efektivitas program tersebut sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan berkelanjutan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam kebijakan, budaya organisasi, dan praktik pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan berkelanjutan terhadap efektivitas environmental sustainability program di Madrasah Aliyah Swasta se-Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 314 guru yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling dari populasi 1.439 guru. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berkelanjutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas environmental sustainability program (β = 0,63; p < 0,001). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan berkelanjutan sebagai instrumen kebijakan madrasah dalam mendukung Program Prioritas Kementerian Agama serta kontribusinya terhadap pencapaian SDG 4.7 dan SDG 13.3.</p>Ima RahmawatiHana LestariTitin RustiniAnindya Puspa Kirana
Hak Cipta (c) 2026 Ima Rahmawati, Hana Lestari, Titin Rustini, Anindya Puspa Kirana
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-272026-03-2714011910.56406/jkim.v14i01.993Strategi Digital Marketing Melalui TikTok dalam Perspektif Etika Bisnis Syariah: Studi Kasus Minat Beli Konsumen pada UMKM Ana Dimsum di Desa Ciderum, Bogor
http://jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/973
<p>ABSTRACT<br>This study examines the influence of TikTok marketing content on consumer purchase intention for Ana Dimsum products in Ciderum Village, Bogor, amid the rapid growth of digital marketing trends. The research utilizes a quantitative cross-sectional method with a population of 50 respondents and a sample of 45 individuals. The research instrument consists of checklists measuring TikTok content variables and purchase intention. Descriptive analysis results show that 48,9% of respondents are TikTok users, and 44,4% express interest in Ana Dimsum products. Chi-square statistical testing yielded a p-value of 8,41 (\alpha > 0,05), indicating a significant influence between TikTok content and purchase intention. The Odds Ratio (OR) of 724 demonstrates that TikTok users have a 724 times higher likelihood of purchasing "contemporary" dimsum compared to non-users. In conclusion, TikTok marketing effectively and significantly drives consumer purchase intention within the local community.<br>Keywords: TikTok Marketing, Purchase Intention, MSMEs, Ana Dimsum.</p> <p><br>Penelitian ini mengkaji pengaruh konten TikTok marketing terhadap minat beli produk Ana Dimsum di Desa Ciderum, Bogor, di tengah pesatnya tren pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah kuantitatif cross-sectional dengan populasi 50 responden dan sampel sebanyak 45 orang yang diambil melalui teknik tertentu. Instrumen penelitian berupa daftar checklist yang mengukur variabel konten TikTok dan minat beli. Hasil analisis deskriptif menunjukkan 48,9% responden menggunakan TikTok dan 44,4% menyukai produk Ana Dimsum. Uji statistik chi-square menghasilkan nilai p = 8,41 (\alpha > 0,05), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara konten TikTok dengan minat beli. Nilai Odds Ratio (OR) sebesar 724 membuktikan bahwa pengguna TikTok memiliki peluang 724 kali lebih tinggi untuk membeli dimsum kekinian dibanding non-pengguna. Kesimpulannya, TikTok marketing secara efektif mendorong minat beli konsumen lokal secara signifikan.<br>Kata kunci: TikTok Marketing, Minat Beli, UMKM, Ana Dimsum.</p>Azizah MursyidahAbroriBayu Purnama putraHana Tri SuponoNurfitri Candra Kirana
Hak Cipta (c) 2026 Azizah Mursyidah, Abrori, Bayu Purnama putra, Hana Tri Supono, Nurfitri Candra Kirana
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-272026-03-271401596510.56406/jkim.v14i01.973INTEGRASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DAN PENDIDIKAN INKLUSI DALAM SISTEM PENDIDIKAN ISLAM
http://jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/922
<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pendidikan multikultural dan inklusi merupakan pendekatan strategis dalam membangun sistem pendidikan Islam yang adil, demokratis, dan berorientasi kemanusiaan. Pendidikan multikultural menekankan penghargaan terhadap keragaman budaya, etnis, dan agama, sedangkan pendidikan inklusi menjamin kesempatan belajar setara bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan studi pustaka (library research) untuk menganalisis karakteristik, implementasi, dan implikasi integrasi kedua pendekatan terhadap kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. Kajian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural bersifat demokratis, humanis, dan menghargai perbedaan, sedangkan pendidikan inklusi adaptif, kolaboratif, dan non-diskriminatif. Implementasi integrasi dapat dilakukan melalui integrasi kurikulum, pelatihan guru, pengembangan budaya sekolah inklusif, dan kolaborasi masyarakat. Artikel ini menekankan minimnya studi empiris terkait integrasi kedua pendekatan di madrasah dan pesantren, sekaligus menawarkan kerangka integratif yang dapat dijadikan acuan kebijakan pendidikan Islam inklusif di Indonesia.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong><em>pendidikan multikultural, pendidikan inklusi, pendidikan Islam, keadilan social</em></p>Nur IkhlasHelmiatiHariza Hasyim
Hak Cipta (c) 2026 Nur Ikhlas, Helmiati, Hariza Hasyim
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-272026-03-271401102210.56406/jkim.v14i01.922KONTRIBUSI KEPEMIMPINAN 5.0 TERHADAP IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK DALAM PENGUATAN LITERASI EKOTEOLOGIS SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI SE-KOTA BOGOR
http://jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/1013
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi kepemimpinan era 5.0 terhadap implementasi supervisi akademik dalam penguatan literasi ekoteologis siswa Madrasah Aliyah Negeri se-Kota Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional. Populasi penelitian mencakup 142 guru dan 1.318 siswa dari MAN 1 dan MAN 2 Kota Bogor, dengan sampel sebanyak 105 guru dan 298 siswa yang ditentukan melalui proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis dengan aplikasi Jamovi melalui statistik deskriptif, uji reliabilitas, regresi linier, dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan era 5.0 berkontribusi positif dan signifikan terhadap supervisi akademik, dan supervisi akademik berkontribusi signifikan terhadap penguatan literasi ekoteologis siswa. Supervisi akademik terbukti memediasi pengaruh kepemimpinan terhadap literasi ekoteologis, yang menegaskan bahwa penguatan literasi ekoteologis tidak berlangsung secara langsung, melainkan melalui pengondisian praktik pedagogis guru. Temuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan madrasah yang berorientasi nilai, kolaboratif, dan adaptif, serta supervisi akademik yang bersifat pembinaan profesional dalam mendukung agenda penguatan ekoteologi sebagaimana diarahkan dalam Asta Program Prioritas Kementerian Agama 2025–2029</p>Muhamad Robie Awaludin SIma RahmawatiBintang Caraka Soeganda
Hak Cipta (c) 2026 Muhamad Robie Awaludin S, Ima Rahmawati, Bintang Caraka Soeganda
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-272026-03-271401414610.56406/jkim.v14i01.1013PERAN KEPEMIMPINAN ADAPTIF DALAM PENGUATAN EKOLOGI MADRASAH BERBASIS PENDIDIKAN ISLAM
http://jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/994
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan adaptif dalam penguatan ekologi berbasis pendidikan Islam pada Madrasah Tsanawiyah Negeri di Kota Bogor. Isu krisis ekologi global menuntut madrasah berperan strategis dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan, khususnya pencapaian SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas, SDGs 13 tentang penanganan perubahan iklim, dan SDGs 16 tentang penguatan kelembagaan yang efektif dan akuntabel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori melalui metode survei terhadap 125 guru yang dipilih secara proporsional. Instrumen penelitian mengukur kepemimpinan adaptif dan ekologi madrasah yang dianalisis secara statistik untuk mengetahui kekuatan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan adaptif berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguatan ekologi madrasah, dengan kemampuan penjelasan model yang tergolong moderat. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan kepala madrasah dalam mengelola perubahan, memberdayakan sumber daya manusia, dan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman berkontribusi nyata terhadap penguatan tata kelola madrasah yang berkelanjutan dan selaras dengan Program Prioritas Kementerian Agama.</p> <p> </p>Muzhir IhsanIma RahmawatiHadi Dafenta STitin Rustini
Hak Cipta (c) 2026 Muzhir Ihsan, Ima Rahmawati, Hadi Dafenta S, Titin Rustini
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-272026-03-271401232910.56406/jkim.v14i01.994PELUANG PENELITIAN PENDIDIKAN ISLAM DAN KECERDASAN BUATAN DI ERA DIGITAL
http://jurnal-inais.id/index.php/JKIM/article/view/983
<p>Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren dan karakteristik publikasi ilmiah terkait pendidikan Islam dalam konteks teknologi digital dan kecerdasan buatan. Pendekatan yang digunakan adalah analisis literatur berbasis publikasi terindeks Scopus melalui metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan <em>string</em> pencarian yang mengombinasikan istilah <em>Islamic education</em> dengan teknologi digital, ICT, dan kecerdasan buatan, yang dilakukan pada 19 November 2025. Sebanyak 214 dokumen yang terbit pada periode 2009–2025 dianalisis berdasarkan tren publikasi tahunan, distribusi geografis penulis, bidang subjek, dan tipe dokumen. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan publikasi yang sangat signifikan dalam tiga tahun terakhir, menandakan menguatnya perhatian akademik terhadap integrasi teknologi dalam pendidikan Islam. Indonesia dan Malaysia menjadi kontributor utama publikasi, mengindikasikan peran strategis Asia Tenggara sebagai pusat pengembangan pedagogi Islam berbasis teknologi. Ditinjau dari bidang subjek, kajian didominasi oleh ilmu sosial dan humaniora, sementara kontribusi dari ilmu komputer relatif terbatas, yang menunjukkan masih minimnya penelitian teknis terkait pengembangan model kecerdasan buatan berbasis nilai-nilai Islam. Dominasi artikel jurnal juga mengindikasikan kesenjangan antara pengembangan teoretis dan implementasi praktis di satuan pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa peluang penelitian pendidikan Islam di era digital dan kecerdasan buatan masih sangat terbuka, baik pada ranah konseptual, pedagogis, etis, maupun teknis, sehingga diperlukan agenda riset yang lebih aplikatif dan berlandaskan nilai-nilai keislaman untuk memastikan pemanfaatan teknologi yang selaras dengan tujuan pendidikan Islam.</p>Tita HasanahZainal ArifinLina Najwatur RusydiSupiyandi
Hak Cipta (c) 2026 Tita Hasanah, Zainal Arifin, Lina Najwatur Rusydi, Supiyandi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-03-272026-03-271401748210.56406/jkim.v14i01.983